"Sebelum kita belum melangkah lebih jauh, aku mau bilang kalo.." Duh gimana ngomongnya. "Aku hanya gak mau kamu berharap lebih sama aku, maksudnya, aku gak mau kamu kecewa. Jadi... Emm..Dylan, aku.." **** Lexa beberapa kali mengerjap. Berusaha membuka matanya. Mencari tau siapa yang sedang membelai pelan pipinya. "Dylan ?" Seru Lexa pelan. Menatap sosok tampan yang tengah berlutut di depannya. Dylan tersenyum. Tangannya masih membelai pelan pipi lembut Lexa. "Siang, my Eleanor." Ujar Dylan masih disertai senyum. Lexa tersenyum simpul. Mencoba untuk bangun dari tidurnya. Mengambil posisi duduk. "Kamu ngapain berlutut disitu ?" Lexa meraih tangan Dylan agar ikut duduk bersamanya. "Aku cuma mastiin bibir manis kamu gak dicolong nyamuk. Atau semut." "Mana ada nyamuk di ruang ber Ac g

