Part 20 Curhat

1412 Words

Jam menunjukkan pukul setengah empat sore, Alex masih berada di rumah menjaga kedua bayi kembarnya sebelum nanti sehabis magrib ia berangkat untuk mengajar di club basket anak SMP, sambil menjaga Alex mengerjakan tugas sekolahnya, sebisa mungkin ia membagi waktu untuk belajar, menemani anaknya, sekolah dan bekerja. Oeekk oeeekk terdengar suara tangisan bayi yang begitu melengking, Alex menaruh pulpennya dan segera melangkahkan kakinya ke arah box bayi di kamarnya. Alex menggendong Lia yang menangis secara perlahan. "Cup cup Lia cantik kenapa sayang," ucap Alex sambil menimang Lia "Sepertinya Lia haus ya, papi ambilkan s**u ya." ujar Alex lalu mengambil s**u di dapur untungnya Lio masih pulas tertidur, sambil menggendong Lia Alex mengecek stok ASI di dalam kulkas dan ternyata stok Asi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD