Part | Thirty Eight.

1304 Words

Alexandria memutuskan untuk pergi ke kantor pagi ini, sudah cukup cuti dua hari yang ia ambil karena kejadian yang menimpanya—walaupun sebenarnya dimanapun ia berada, ia tidak merasa aman dan semakin membuatnya kelelahan. Raff keluar dari ruangannya tepat ketika Alexandria sudah berada di mejanya. “Nice to see you again, Alexa.” Raff tersenyum dan menghampiri Alexandria dengan secangkir kopi diserahkan pada wanita itu. “Thank you,” ujar Alexandria. Dalam hatinya, ia sedikit bersyukur karena Raff berbaik hati memberikannya secagkir kopi pagi ini, karena ia sangat membutuhkannya. “Aku turut bersedih dengan—” Alexandria menggeleng dan berkata, “Oh, it’s okay, Raff. Aku—Aku tidak ingin terlalu mengingatnya hari ini.” Raff mengangguk mengerti. “Then,hari ini tugasmu hanya memeriksa satu na

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD