Part | Thirty Three.

1376 Words

Sean terkejut ketika membuka pintu apartemennya dan menemukan Alexandria yang berada dalam gendongan Kenneth dalam keadaan mabuk. Sean tahu bahwa Alexandria akan pulang larut, namun tidak pernah menyangka bahwa hasil seperti inilah yang ia dapatkan. “Apa yang telah kau lakukan?” Sean menggeram dan menatap tajam kepada adiknya. Semua orang yang melihatnya pasti sudah mengetahui arti tatapan Sean. “Aku bisa jelaskan.” Sean mencoba untuk mengendalikan emosinya. Namun, setelah melihat Alexandria menggeliat di pelukan Kenneth, pria itu semakin murka. “Give her to me.” Sean hendak bergerak untuk mengambil Alexandria—Alexandria-nya—dari Kenneth.  “Tidak bisakah kau memperbolehkanku saja yang membawanya?” Sean mendengus. “Apa harus kujawab itu?" Kenneth tahu sifat kakak tertuanya yang keras

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD