Cassian mondar-mandir di kamarnya, masih tak percaya ia jatuh cinta pada April. Ini pertama kalinya ia merasakan perasaan seperti ini dan ia tak tahu harus berbuat apa. Ia tak mungkin mengatakan pada Sang Putri bahwa ia mencintainya karena April adalah istri kakaknya. Namun, Cassian tak bisa berhenti memikirkan apa yang akan April katakan jika tahu perasaannya. Malam itu, Cassian hampir tak bisa tidur. Ia terus memikirkan Sang Putri dan ketika akhirnya terlelap, ia memimpikannya. Ia bermimpi mengaku pada kakaknya tentang perasaannya pada Sang Putri dan melihat tatapan penuh luka di mata kakaknya, terluka dan dikhianati oleh adiknya sendiri. Saat terbangun, Cassian menyadari satu hal. Ia tak akan pernah mengatakan pada kakaknya apa yang ia rasakan terhadap Sang Putri. Itu akan menjadi rah

