Aku Tak Bisa Menolak

891 Words

Cassian pergi ke lapangan latihan hari itu. Ia mengambil pedang dan beradu pedang dengan salah satu prajurit. Dulu ia seorang pendekar pedang yang andal, tetapi setelah cedera kaki, semuanya berakhir. Namun, berkat sihir April, ia telah pulih banyak. Rasa sakit bukan lagi masalah dan kakinya telah berhenti bermasalah. Hari itu, ia ingin melampiaskan rasa rindunya dengan pedangnya seperti yang telah ia lakukan berkali-kali di masa lalu dan setelah sekian lama, ia kembali memegang pedang. Tekanan yang ia rasakan setiap kali pedangnya beradu dengan pedang lawannya, sedikit rasa sakit di tangannya yang telah menjadi terlalu halus untuk menjadi tangan seorang prajurit. Semua itu membawanya kembali ke banyak kenangan saat pertama kali ia menyentuh pedang. Setelah latihan singkatnya selesai,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD