Sang Malaikat Penyelamat

758 Words

Sesampainya di desa, April meminta para pengawal untuk mengantarnya ke pasar. Ia belum pernah mengunjungi pasar seperti itu, jadi rasa penasaran menggelitiknya. Di pasar, banyak kios buah-buahan, sayuran, dan berbagai barang lainnya. April berhenti di setiap kios dan membeli sesuatu dari masing-masing kios. Saat melewati sebuah kios makanan, ia melihat dua anak kurus menatap makanan dengan tatapan kosong sambil memegang perut mereka. April telah menyentuh perutnya sendiri berkali-kali seperti yang dilakukan anak-anak itu ketika ia masih kecil. Ia mengerti apa artinya itu. Mereka lapar. April mendekati kios makanan dan memesan beberapa tusuk sate daging. Setelah membayar, ia menghampiri anak-anak itu dan menawarkan satu tusuk sate kepada masing-masinga anak. "Kalian lapar?" Anak-anak it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD