Sesampainya di desa, April meminta para pengawal untuk mengantarnya ke pasar. Ia belum pernah mengunjungi pasar seperti itu, jadi rasa penasaran menggelitiknya. Di pasar, banyak kios buah-buahan, sayuran, dan berbagai barang lainnya. April berhenti di setiap kios dan membeli sesuatu dari masing-masing kios. Saat melewati sebuah kios makanan, ia melihat dua anak kurus menatap makanan dengan tatapan kosong sambil memegang perut mereka. April telah menyentuh perutnya sendiri berkali-kali seperti yang dilakukan anak-anak itu ketika ia masih kecil. Ia mengerti apa artinya itu. Mereka lapar. April mendekati kios makanan dan memesan beberapa tusuk sate daging. Setelah membayar, ia menghampiri anak-anak itu dan menawarkan satu tusuk sate kepada masing-masinga anak. "Kalian lapar?" Anak-anak it

