"Hi Dad," sapa Vanila pada Max yang nampak duduk di sofa ruang tamu apartemen Sean. Max tersenyum lalu berdiri memeluk Vanila yang menghampirinya, "Sean tak bilang kamu akan kesini," ujar Max setelah melepas pelukannya. Vanila tersenyum kikuk, "Vanila juga tak tahu Daddydisini," cicitnya pelan. Max mengernyit sejenak sebelum akhirnya tertawa lebar melihat tingkah Vanila, "ah Daddymerasa menganggu kalian sepertinya." Vanila mendelik menggeleng cepat, "bukan seperti itu Dad." Max mengangguk dengan tawanya, "duduklah, Sean sedang pergi sebentar kamu bisa menemani Daddy." Vanila mengangguk kikuk, ia menjadi canggung sendiri duduk bersama di sofa dengan ayah dari kekasihnya itu. Ia bingung harus bagaimana, meski televisi terus menyala namun Vanila pun tak menemukan keter

