Part 17 - Gugur

1977 Words

Adnan POV Jalanan menuju kota Bandung begitu padat aku berusaha secepat mungkin untuk menyusul Firman, aku benar-benar gak habis fikir dengan Rio, Rio b******k ngapain dia membawa istriku kerumah dibandungnya, aku mematikan telponku, baru saja Firman menelpon dan memberi tahu dimana Rio membawa Anin Macet Perjalan menuju bandung macet, kenapa harus macet ya Allah, aku harus cepat menyusuli Firman, aku gak mau sampai Anin kenapa-kenapa. Dua jam lebih aku mengendarai mobil untuk kebandung, akhirnya aku sampai dirumah Rio Kulihat rumahnya sudah sepi, apa Anin berada didalam, aku pun dengan cepat masuk kedalam mencari Anin diseluruh ruangan. Aku melihat Anin dipelukan Firman "Anin," teriakku aku pun langsung menghampirinya "Bang tolong cepetan bang," teriak Firman padaku, astaga apa y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD