Anin POV Hari-hari kulewatkan dengan bekerja, sekarang bekerja menjadi rutinitasku kembali, dengan bekerja pikiran yang lalu pun hilang begitu saja, aku sudah ikhlas menerima semuanya, benar-benar tak terasa sebulan sudah berlalu dari kejadian itu dan sampai sekarang aku dan mas Adnan belum menemukan orang itu. Baiklah lupakan saja semua tentang orang itu Anin. Suamiku adalah bosku atau bosku adalah suamiku kukira sama saja ungkapan itu, kini semua orang dikantor mengetahuinya, tak ada lagi yang membullyku, menghinaku dan menamparku. Mereka semua baik kepadaku. Ya aku cukup senang dengan perlakuan mereka sekarang. Aku bersikap profesional dalam bekerja walau suamiku adalah bosku aku tetap menghormatinya sebagai bos dikantor dan bekerja secara profesional sebagai karyawan dan begitu j

