Anin POV Saat ini aku masih berada dipelukan Firman dari tadi aku berusaha berhenti menangis tapi aku gak bisa berhenti menangis gak tau kenapa aku sangat cengeng hari ini, banyak orang yang memperhatikanku dan aku tak peduli aku masih dipelukan Firman sampai sebuah suara membuatku menengok "Anin lo gpp Nin?" tanya Lina tiba-tiba kulihat dia datang bersama yang lainnya, aku hanya menggeleng tanpa melepaskan pelukanku dari Firman, sekarang aku benar-benar menjadi pusat perhatian karena banyak orang yang melihat aku berpelukan dengan Firman yang banyak orang tidak tahu kalau Firman adalah adikku. "Anin," ucap seseorang lembut aku pun menengok dan aku langsung memeluknya, aku tak peduli jika mas Adnan mengomeliku lagi aku hanya ingin menangis dipelukannya "Pasti Am akan memarahi Anin lagi

