Ketegangan

1231 Words

Tegang, Jenara hanya bisa mematung menatap ke arah Jeremy dan Gama yang sedang bertatapan. Napasnya masih tertahan, suaranya tercekat di tenggorokan. Dari ambang pintu ia bisa melihat bagaimana Jeremy dan Gama bertatapan, Jeremy memberikan tatapan tajam sementara Gama hanya memberi tatapan dingin, akan tetapi keduanya sama-sama memancarkan aura permusuhan, seperti siap berperang. "Papa! Kapan Papa pulang? Katanya Papa satu minggu di Jepang?" Gio mendongak menatap Jeremy dengan tatapan berbinar. Jeremy menunduk, kemudian jongkok di depan Gio. "Gio bilang Mama sakit. Jadi Papa pulang." Gio mengangguk dalam. "Tapi sekarang sudah sembuh, semalam Papi datang dan merawat Mama dengan baik." "Oh, begitu ya?" Jeremy menoleh. "Lalu kenapa masih di sini? Menginap?" "Hm. Papi menginap. Katanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD