Lelaki pemilik lesung pipi itu kembali menghilang. Sudah hampir seminggu sejak kepergiannya, lelaki bernama Wisnu itu tidak kembali ke rumah. Asma tidak tau harus bertanya kepada siapa. Ia sudah berusaha untuk menemui Hamzah, lelaki yang ia kenal di perkebunan teh keluarga Sangir. Lelaki yang menjemput Wisnu malam itu. Tapi kata para karyawan yang bekerja di perkebunan itu. Hamzah hanya datang seminggu sekali untuk mengecek perkebunan. Selebihnya lelaki yang memiliki otot kekar itu tidak pernah datang. "Asma!" Wanita berkerudung coklat yang berdiri di depan pintu gerbang perkebunan terkejut saat seseorang memanggil namanya. Ia menoleh pada pria berbaju Koko yang memberhentikan motornya tidak jauh dari tempat Asma berada. "Ustaz Azhar!" ucap Asma dengan wajah terkejut. "Kamu sedang apa

