Bab 175. Kabar Nevan

1051 Words

Malam setelah makan malam, giliran Alana yang dihubungi Wenny. Alana menjerit senang dan mengatakan bahwa dia akan pergi ke Pekalongan ketika Wenny melahirkan. Kebetulan Alana memang memiliki rencana liburan bersama keluarga kecilnya di Yogyakarta tahun depan, sehingga dia bisa menyesuaikan jadwal keberangkatan. “Ternyata ini yang membuatmu resah akhir-akhir ini,” ujar Natta dengan tatapan lembutnya. Sikap Wenny agak membingungkan Natta, tapi dia tetap sabar menghadapinya. Terutama jika disinggung soal momongan yang seharusnya tidak terus-terusan dibicarakan. Wenny menoleh ke Natta dan melumat bibirnyanya, dengan tangan meraba-raba d**a Natta. “Hei, kamu lagi hamil muda.” “Kamu mau?” Natta menggeleng seraya menarik tangan Wenny dari dadanya, dan tatapannya tetap teduh ke wajah Wenny.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD