Pesan Fiza yang tertera di laman salah satu media sosial Alana, cukup membuat Alana bergidik. Alana sebelumnya sudah memblokir nomor kontak Fiza tapi sepertinya ada satu media sosial yang terlupakan, sehingga pesan dari Fiza masih bisa terbaca olehnya. "Senjata pamungkas kamu sedang terbaring di rumah sakit, dan tidak lama lagi akan masuk penjara karena terlibat dalam pengadaan bahan makanan beracun. Sebentar lagi kamu akan membaca berita teranyar dan kamu nggak bisa ngapa-ngapain lagi. Kalopun kamu tetap maksain diri, kamu akan hancur." Alana segera memblokir kontak Fiza agar tidak bisa mengirim pesan apapun kepadanya. Dia tidak mau membaca apapun yang membuatnya mundur dari keinginannya. "Brengs*k!" umpat Alana geram. Dan hari itu dia tidak semangat menjalani harinya. Alana lalu be

