Bab 158. Overthinking

1054 Words

Wenny mengingat kata-kata mamanya, bahwa dia memang harus relaks jika tidak ingin merasa sakit lebih lama. Dia bahkan yang menyerahkan dirinya agar Natta merasa lebih percaya diri. “Oooh, Natta. Oooh.” Semakin Natta bergerak di atas tubuhnya sambil melenguh nikmat dan menyebut namanya, Wenny merasakan kebahagiaan lahir dan batin, kenikmatan disentuh lebih dalam dan kenikmatan merasa dicintai orang yang tepat. Wenny akhirnya merasakan juga nikmat becinta, sehingga banyak sekali lendir yang ke luar dari dalam tubuhnya. Namun, di saat rasa nikmat itu hampir menjalar ke seluruh tubuhnya, Natta berhenti berayun karena mengalami pelepasan. Tubuh Natta terhempas di sisi, Wenny. Wenny yang ingin merasakan kepuasan, meraih tangan Natta dan berbisik lirih, “Sentuh aku sampai puas, Natta. Tadi e

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD