Bab 156. Gelisah Wenny

1044 Words

Wenny memasrahkan dirinya ketika Natta melepas pakaiannya sambil melumat bibirnya. Dia dan Natta sudah pernah melewati masa-masa b******u sebelumnya, saling melumat bibir, menghisap dan menggigit, hingga sama-sama mencapai puncak kepuasan. Setelah tubuh istrinya polos, Natta lalu melepas seluruh pakaiannya, kemudian kembali mencumbu Wenny, mengecup seluruh wajah Wenny, lanjut ke leher dan d**a. “Ssssh, Natta.” Wenny mendesis ketika ujung dad*nya dihisap-hisap dengan semangat mulut Natta. Perut Wenny mendadak gemetar karena kecupan-kecupan mulut Natta disertai jilatan-jilatan kecil di atasnya. Natta lalu terdiam sejenak, mengamati milik istrinya yang tertutup bulu-bulu halus yang menggetarkan dadanya. “Ah, Natta. Tunggu apa lagi, Sayang?” rengek Wenny. Natta meraba-raba milik Wenny de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD