Bab 179. Tentang Alaric

1048 Words

Sementara Natta sibuk mengikuti konferensi di sebuah hotel, Wenny tentu saja menghabiskan waktu bersama keluarganya di rumah. Nirmala merasa sangat bahagia dengan kedatangan Wenny dan keluarga kecilnya, khususnya cucu tersayang. “Aw, aw, aw. Perut siapa yang nduuut,” goda Nirmala gemas. Kirana adalah bayi perempuan yang gampang diajak bercanda, dia selalu menunjukkan wajah cerianya kepada orang yang mengajaknya bercanda. “Perutnya Kirana ini,” goda Nirmala lagi. “Cucu Oma yang cantik, yang pintar, dan lucuuu.” Nirmala mencium gemas perut Kirana. “Mi, aku boleh bolos sekolah nggak?” tanya Amanda yang sudah rapi dengan pakaian seragam sekolah. “Bolos? Ini sudah rapi dan cantik. Kok bolos?” “Aku mau main sama Kirana, Mi. Satu hari aja, besok Kirana nginap di rumah tante Nita, dan aku ngg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD