Alana tidak lupa menghubungi papa Dedi dan mama Nia tentang kehamilannya yang di luar dugaan. Tentu saja mereka senang mendengar kabar terbaru Alana. Mama Nia langsung mengingatkan Alana untuk terus menjaga kehamilannya terutama di trimester pertama. Setelah mengabarkan kehamilannya ke papa Dedi dan mama Nia, Alana lanjut menghubungi mamanya. Isak tangis pun tidak terhindarkan. “Ya Tuhaaan. Ini kabar bahagia, Alana. Kabari terus ya, Nak? Mama dan oma Badia berencana akan ke Samarinda.” “Mama—“ “Mama nggak sabar gendong cucu Mama, Sayang. Kamu maunya apa?” “Apa aja, Ma.” “David mau apa katanya?” “Dia juga bingung, Ma. Tapi mama Lani kepingin cucunya perempuan.” “Haha, itu karena mama mertua kamu punya anak laki-laki semua dan keponakan David juga laki-laki. Ada juga yang perempuan,

