Wenny dan Natta hari ini bertemu Fiza dan Antonio. Mereka berempat duduk di bagian paling atas sebuah mall besar di kawasan elit BSD. Keempatnya membahas data yang didapat Natta untuk kemudian dianalisa dan menjadi sebuah laporan lengkap. Natta senang telah mengenal Antonio yang ternyata sangat pintar dalam menganalisa data, padalah kekasih Fiza itu lulusan dari sebuah universitas swasta di Pamulang. Natta pun akhirnya mengakui kehebatan Antonio, tapi Antonio tetap merendah dan berkata bahwa kuliah di manapun sama saja, tergantung bagaimana memanfaatkan ilmu yang didapat selama kuliah. “Kamu beruntung banget sama Anton. Dia tampan dan rendah hati,” bisik Wenny saat Antonio asyik berbincang dengan Natta, membahas rencana kelanjutan kuliahnya di luar negeri. “Kamu terlalu memuji, sampai lu

