Bab 62

1935 Words

jemari dari orang yang hidup namun bukan berarti Megumi percaya kalau Nakanishi Hishage masih hidup. Wajah Nakanishi Hishage terlihat tersenyum ketika sepasang mata mereka bertemu. Dengan tatapan dan garis muka yang masih terlihat sangat hangat, Nakanishi Hishage kembali tersenyum saat Megumi kembali menitikkan air mata ketika sepasang mata mereka bertemu. “Anda tidak pantas untuk menangis, nona Megumi.” Ucap pemuda yang pernah menjadi teman sekaligus ketua klan besar yang menjadi penyangga dunia selama ribuan tahun. Masih dengan senyuman yang sama, Nakanishi Hishage meraih Katana Ryuu secara perlahan dari genggaman Megumi kemudian membawanya sedikit menjauh dari gadis berambut hitam panjang itu. “Aku tidak akan membiarkan Anda menangis lebih dari ini, nona ....” Itu ucapan Nakanish

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD