Chapter 23

1805 Words

Sambil menenteng sebuah paperbag berwarna cokelat, seorang wanita berambut coklat terang dengan tinggi kurang lebih 165cm melirik jam tangan di lengan kirinya sambil mencoba mencari sosok yang ditunggunya. “Mir!” teriak Riri begitu melihat Miranda tengah bersandar di dekat restoran tempat mereka bertemu. “Lama lo!” gerutu Miranda begitu melihat kehadiran Riri. Miranda menyerahkan paperbag yang dibawanya tadi sambil merangkul Riri untuk membawanya masuk ke dalam restoran khas Korea di salah satu mal. “Sori. Anak gue kan harus dirapihin dulu urusan makannya. Susah kalo udah ada buntut.” balas Riri lalu mereka duduk di salah satu kursi yang sudah Miranda pesan. Untuk beberapa detik, Riri terpana melihat kecantikan Miranda yang makin terpancar seiring bertumbuhnya usia dan berjalannya waktu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD