25 | Yang Tak Diketahui

2313 Words

Tetes-tetes air hujan yang baru saja berhenti, membuat angin di malam hari terasa lebih menusuk. Sejak sore tadi langit terlihat tidak bersahabat, hujan turun dengan lebatnya sampai beberapa saat yang lalu. Hal itu yang membawa suasana kompleks menjadi sepi. Jalanan di sana biasanya ramai dengan pedagang makanan keliling. Namun tidak untuk sekarang. Menepis jauh rasa bosannya, Aletha mengetukkan jari telunjuk beberapa kali di atas setir kemudi. Dari kejauhan ia bisa melihat mobil siapa yang berada di depan rumahnya saat ini. Menunggu selama sepuluh menit di dalam mobil, ia menghela napas panjang, seseorang di depan sana tidak kunjung pergi. Aletha memang sengaja menghentikan mobilnya empat rumah sebelum rumahnya sendiri. Seperti orang bodoh seharusnya Aletha tidak bersikap dem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD