30 | Berjalan Satu Arah (1)

2404 Words

Ada alasan kenapa fase-fase pada sebuah cerita tidak dibaca utuh, entah karena kisahnya yang menyakitkan atau memang sengaja dihapus Agam Aldric - Agam mengerang tertahan, ia menahan rasa sakit pada punggungnya. Menggendong Aletha yang tidak mau turun dari gendongannya sejak mereka keluar dari mobil adalah suatu kesalahan besar. Kesalahan yang membuat cowok itu ingin melempar Aletha sekarang juga. "Jangan goyang-goyang. Aku mual." Agam berdecak, melirik sebal cewek mabuk di belakang bahunya. "Siapa yang gerak-gerak dari tadi?" ucap Agam menggumam, lalu menggeleng kecil begitu Aletha memainkan rambut belakangnya. "I can't see ur face. Di mana mukamu?" cewek itu menyipit, pandangannya meneliti rambut Agam dengan ketidakfokusan. Yang membuat Agam hanya mampu memutar bola mat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD