Bagian 88

1012 Words

Gugup. Seakan sebagai tersangka yang hendak bertemu dengan polisi. Aku cukup gugup begitu Adrian mengatakan jika ia akan menghubungkan panggilan antara aku dan Riska. 19 Desember 2020 Apa aku siap? * "Bisakah kau memberi nomor milik Riska padaku saja?" tanyaku pada Adrian. Bukan apa-apa, aku hanya ingin lebih mudah berkomunikasi dengannya saja. "Sayang sekali, aku tidak bisa memberikannya untukmu, Ndra. Karena aku juga tidak punya." "Lalu, bagaimana cara kau menghubungi Riska?" "Temanku sedang berada di dekatnya. Aku menelepon pada temanku dan kalian bicaralah. Ini permintaan Riska, dia tidak ingin keluarga ibumu melacak keberadaannya." Aku menghela napas panjang. Aku ini bagaikan anak dari seorang preman yang suka mengejar-ngejar orang. Sampai-sampai, teman dekatku pun takut ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD