PART 40

996 Words

Melakukan hal bodoh. Saling menatap dan tersipu setelah bercinta. Sepertinya Ethan tidak akan pernah merasa bosan menatap wajah Hazel berlama-lama. "Bagaimana kalau nanti tiba masanya aku menjadi keriput?" "Tentu saja aku juga akan seperti itu." "Hmm...pria tentu saja lain." "Tidak apa-apa Haz. Pikirkanlah tentang masa tua dan kita masih bisa bergandengan tangan dan berjalan di sepanjang pantai di bekakang rumah." "Hmm...terdengar sangat indah. Tapi..." "Aku tentu saja aku datang bukan untuk menyerah Haz. Kita lihat berapa kali dan seberapa kuat Ayahmu akan mengusirku dari sini." Hazel terdiam. Dia melirik tangannya yang tertangkup tangan Ethan dan Ethan meremasnya lembut menyalurkan keyakinan. "Apa kau akan bicara pada Ayahku?" "Tentu saja." "Ayahku...sedikit sulit." "Aku tah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD