15 DESEMBER 2020 DIANDRA LOVIA SARADIKA ______________________________ SEJAK datang ke cafe di mana Ratih memberitahuku untuk datang, dia tidak berhenti tertawa melihatku. Bahkan anak itu sibuk menatapku dengan tatapan menyebalkan itu. Sudah pasti dia akan menanyakan hal-hal yang tidak penting seperti; sudahkah aku melakukan malam pertama? Aku jelas sangat paham isi kepalanya yang hanya seputar tentang hal itu. Apalagi dia lah yang sangat antusias mempersiapkan segalanya agar aku bisa menikmati malam pengantin baru dengan Javar. Tidak tahu dirinya lagi, di hari pertama ini dia malah mengajakku untuk keluar bersama. Tanpa adanya Javar atau Pak Bos. Javar mengantar aku sampai depan cafe dan hendak pergi ke tempat reparasi laptop terlebih dahulu karena laptopku sempat error beberapa hari

