Penyemarak Rumah Sakit

1432 Words

Dua bulan berlalu. Hasan masih tak bergerak untuk melangkah lebih jauh. Namun lelaki itu terus mengganggu kesenangan Shakeera yang berupaya lebih dekat dengan Taqy. Hahaha. Gadis itu sampai sebal karena Hasan sering muncu di antaranya dan Taqy. Kejadian ini bahkan terjadi selama dua bulan terakhir. Kadang ia pergi dengan jengkel. Kadang ia pergi dengan memeletkan lidah. "Iiih! Dokteeer!" Hasan berkacak pinggang. Taqy baru saja pergi karena memang disuruh pergi oleh Hasan. Lelaki itu hanya geleng-geleng kepala saja. Ia sudah menyadari kalau Hasan memiliki perasaan pada Shakeera. Semua orang di rumah sakit ini membicarakannya. Tapi Shakeera? Tak perduli hal semacam itu. Meski ia tak menampik kalau kabar itu sepertinya memang benar. "Kamu itu koas di sini, Keera. Bukan menggoda lelaki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD