"Mas... Apa kamu tidak mencintaiku?" tanya Fina. Yang berbaring di belakang. Bagas mengernyitkan wajahnya mendengar ucapan itu. Dia menatap dari kaca atas kepalanya. Melihat dari balik kaca kedua mata Fina masih tertutup rapat. "Apa dia sudah bangun?" gumam Bagas. Mengamati wajah cantik Fina saat tertidur, Tak sadarkan dirinya di jok belakang mobilnya. "Mas Bagas.. Kenapa kamu hanya diam?" ucap Fina lagi. "Haha.. Mas.. Apa aku kurang cantik? Atau, aku tidak pandai di ranjang?" ucapnya lagi sembari tersenyum menahan tawanya. Bagas tersenyum tipis, melihat kelakuan Fina saat mabuk. "Fina.. Fina.. Kenapa.kamu merusak dirimu sendiri." ucap Bagas. Menggelengkan kepalanya. Bagas menghela napasnya. Dia menoleh ke belakang. Meraih tangan Fina menggenggamnya sangat erat. "Fina.. Mungkin me

