PART - 20 : KECIDUK KELUARGA

1280 Words

"Bagaimana?" Tanya Naura basa basi. Arjuna yang baru saja meletakkan pisau setelah menghabiskan steak terbaik di restorannya itu mengangguk. "Good." "Just it?!" Arjuna mengambil gelas winenya. "Ini menu terbaik restoranmu kan?" "Begitulah," ucap Naura dengan senyuman bangga. "Kalau begitu kamu sudah tahu apa jawabanku." Naura mencebikkan bibirnya, mengambil gelas berisi red wine miliknya dan meminumnya sambil ngedumel dalam hati. Tinggal bilang enak aja kok repot pake muter-muter segala. Emangnya susah banget cuma tinggal ngomong empat kata itu doang. Cih! Naura meletakkan gelasnya, menatap Arjuna yang sedang meminum winenya. "Kamu—" "Ganteng. I know," sela Arjuna sok pedenya membuat Naura melotot kesal. "Kamu belum pernah ngerasain tabokan maut ya," desis Naura seraya menekan kat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD