"Kamu kok gak pernah kelihatan lagi jalan sama Wisnu?" Naura mencoba untuk menahan rasa kesal saat akhirnya mendengar pertanyaan seputar asmaranya muncul dari mulut Belinda, wanita sosialita, istri pengusaha kaya yang keponya kebangetan. Malam ini Naura kena apes bertemu dengannya dan menanyakan hal-hal yang enggan dia jawab. "Putus atau gimana?" Belinda meminum white wine-nya dan mengekorinya mengambil beberapa kue di meja. Belum juga terjawab satu pertanyaan yang sebelumnya malah tambah pertanyaan baru dan dia tidak akan berhenti kecuali Naura kabur dari sana. "Gak kok. Lagi rehat aja sebentar." "Rehat?" Nada suaranya terdengar sumringah, tidak peduli orang yang ditanya suka atau tidak. "Kenapa? Padahal kalian cocok banget." Naura sibuk dengan kuenya membiarkan saja Belinda yang meng

