Defan memasuki rumah orang tuanya dengan lesu. Ia tak dapat mengejar kepergian Irene dan orang tuanya.Bisa saja dia mengambil penerbangan berikutnya tapi ia tak mungkin meninggalkan istrinya yang kini lebih membutuhkan perhatiannya. "Defan... Bagaimana? " "Sudah pergi bun, Defan gagal mendapatkan maaf mereka." "Ya sudah mungkin mereka masih butuh waktu, nanti biar bunda dan om kamu yang mencoba bicara dengan om Sam lagi. " "Bun... Defan benar-benar butuh Om Sam untuk mengobati Naya bun,kemarin Naya sudah bertemu om Sam dan om Sam berjanji mau mengobati Naya pada Kinan, tapi sekarang..." "Tak apa sayang, mereka butuh waktu, yang sabar ya... " Defan mendesah pasrah , "Iya bun. " "Ya sudah sekarang kamu mandi nanti bunda siapkan makan malamnya. " "Naya sama Kin

