Ceklek... Memasuki rumahnya, Tania langsung di sambut mama Sari yang sudah membawakannya air putih. "Ck... Aku mau yang dingin." "Maaf Tania, tapi kulkas di rumah rusak kan? Jadi mama tidak bisa menyimpan minum atau yang lainnya." "Ck... " "Tania, bagaimana apa pekerjaanmu bagus? " "Iya lah jelas... Dengar mulai saat ini kamu jangan minta aku untuk bantu kamu jaga papa, di rumah aku butuh istirahat karena akutuh kerja buat biaya hidup kita, bayar listrik, obat papa dan makan. " "Iya nak, mama tahu mama bangga sama kamu." Tania merapikan rambutnya, "Iya lah, emang anak kamu bisanya bikin malu. "Ujarnya angkuh sebelum berlalu menuju kamarnya. Memasuki kamarnya gadis itu langsung merebahkan dirinya di ranjang ,menatap langit-langit kamarnya mengingat kembali p

