Bab 12 – Berbohong Demi Kebaikan

1311 Words

“Mama.” Mata Keevan menatap bocah laki-laki yang tak asing di hadapannya itu berlari ke arah Arletta. Seketika sebutan ‘Mama’ membuat Keevan bungkam seribu bahasa. Tampak sepasang iris mata cokelat Keevan menatap lekat bocah laki-laki yang kini tengah memeluk Arletta. Degup jantung Keevan entah kenapa tiba-tiba berdetak kencang. “Mama? Mama ke mana saja? Keanu nggak bisa tidur kalau Mama nggak ada di samping Keanu. Mama kenapa pulang malam, Ma?” Keanu terus memeluk erat tubuh Arletta dengan begitu erat. Raut wajah Arletta memucat. Tubuhnya mematung kala Keanu memeluknya. Tenggorokan Arletta tercekat. Lidahnya kelu. Otak Arletta seolah tak mampu lagi merangkai kata-kata. Wanita itu hanya diam. Bahkan dia pun tak menjawab ucapan Keanu. Ya, beberapa detik Keevan dan Arletta saling mena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD