“Turunkan aku saja di sini.” Arletta berucap dengan nada dingin pada Keevan. Ya, Arletta lebih memilih Keevan menurunkannnya di halte daripada harus berhenti di lobby apartemennya. Bukan tanpa alasan, Arletta takut kalau sampai Keevan melihat Keanu. Arletta tidak akan membiarkan itu sampai terjadi. “Kenapa kamu ingin berhenti di halte? Apartemenmu masih di ujung.” Keevan menatap Arletta dengan tatapan penuh curiga. “Aku nggak mau ada yang melihat kalau aku dianter sama kamu,” tukas Arletta ketus. Alis Keevan terangkat, menatap Arletta semakin curiga. “Kamu tinggal sama siapa di apartemen?” tanyanya dengan nada ingin tahu. Arletta mengalihkan pandangannya kala mendengar apa yang diucapkan oleh Keevan. Raut wajah Arletta dingin dan menunjukan rasa tak suka. “Tuan Keevan Danuarga, buka

