Bab 20 – Sebuah Perlawanan

1823 Words

“Arvin kenapa kamu masih mau dekat sama aku?” Suara Arletta memecahkan keheningan antara dirinya dan Arvin. Kini Arletta danArvin tengah berada di sebuah restoran. Mereka menjauh dari staff perusahaan. Keduanya sejak tadi belum banyak bicara. Hanya obrolan ringan dan candaan tentang pekerjaan mereka yang akhir-akhir ini menumpuk. Terutama Arvin yang kerap dipindah tugaskan ke luar Jakarta. “Kenapa kamu bertanya seperti itu, Arletta?” Arvin memberikan sebuah tatapan serius pada Arletta. Tatapan lekat yang mengisyaratkan pria itu meminta penjelasan dari apa pertanyaan Arletta. Nada bicara Arvin terdengar tak suka mendengar apa yang dikatakan oleh Arletta. Arletta menarik napas dalam. Lantas wanita itu meminum es jeruk yang baru saja diberikan oleh pelayan. “Banyak karyawan yang ngomong

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD