Bab 27 – Rahasia yang Terpendam

1350 Words

“Pekerjaan apa yang Anda ingin bahas dengan saya, Tuan?” Suara Arletta bertanya dengan nada formal seraya menatap Keevan yang berdiri di hadapannya. Kini Arletta berada di ruang kerja Keevan. Wanita itu menuruti perintah Keevan yang meminta ke ruang kerjanya. Entah pekerjaan apa yang ingin Keevan bahas. Karena seingat Arletta semua pekerjaan sudah selesai. Pun Arletta sudah merancang gedung yang tempo hari diperintahkan oleh Keevan. Keevan tak mengindahkan pertanyaan Arletta. Pria itu terus menatap lekat manik mata cokelat Arletta. Tampak Keevan menatap Arletta dengan tatapan yang memiliki jutaan arti. Seolah Keevan tersesat di dalam hutan dan tak bisa lagi kembali. Ya, mereka saling bertatapan. Arletta menatap Keevan lekat. Wanita itu menunggu sampai Keevan mengeluarkan suaranya. Sedan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD