LYU-22

1153 Words

Fajar mengantarkan ke kampus setelah semalam tidur di rumah Fajar, tidak terbiasa bangun pagi membuat Indira berubah karena berada di rumah orang terutama rumah calon mertua setidaknya memberikan image baik di depan keluarga Fajar. "Gak bisa tidur?" tanya Fajar ketika menatap sekilas yang Indira jawab dengan gelengan kepala "tidur dulu nanti aku bangunin" tangan Fajar memijat kening tidak lama Indira tertidur karena pijatan di keningnya. Indira tidak tahu bagaimana bisa tidur dengan nyenyak jika Fajar tidak membangunkan dirinya secara pelan, Indira menatap sekitar di mana Fajar sudah memarkirkan mobilnya antara fakultas dan perpustakaan. "Jangan terlalu dipikirkan" ucapan Fajar ketika Indira membuka mata membuat menatap Fajar bingung "kakak sudah bicara dengan Pak Hadi" Indira mengangg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD