Airsya P.O.V “Keluarga laki-laki yang tadi nolong kamu udah selamat sayang, sekarang saatnya kamu ketemu Leah. Dia kangen banget tuh sama mama nya.” Kata Mas Adri seraya memeluk ku namun karna rasa sakit di pipi ku masih terasa, aku meringis. “Kita obatin lebam kamu di rumah ya sayang. Hari ini juga kita bakalan balik ke rumah dinas.” Kata suami ku yang ku jawab anggukan. “Sya!” panggil Davin. Dia menggenggam tangan Emil dan berlari ke arah ku. “Makasih lo udah jagain Emil. Sorry karna ini lo jadi lebam di pipi.” Kata Davin. Aku hanya tersenyum dan menepuk pundaknya. “Santai aja, Vin. Gw udah kebal sama ginian.” Kata ku seraya tertawa. Kamipun pulang ke rumah Davin dulu karna kami harus menjemput Leah. Anak ku itu bahkan tau kalau aku ada didekatnya. Dia langsung menangis. Dan saat ak

