Jika ditelisik lagi ke belakang, Lana tentu tidak akan pernah menyangka jika kisah cintanya akan jadi seperti ini. Tragis? Menyedihkan? Atau justru dia harus menganggapnya sebuah kejaiban? Tapi rasanya terlalu kejam jika Lana harus menganggap kebersamaannya dengan Tommy adalah hal terbaik yang dia dapatkan, karena dibalik semua ini ada peran kakaknya Nisa yang pada akhirnya pergi tanpa menjelaskan satu kata pun padanya. Lana ditinggalkan dalam kebingungan, ketidaktahuan yang harus dia tanggung sendiri sambil tetap menahan perasaannya yang juga terluka karena situasi yang kini dia hadapi. Malam itu sudah beberapa pekan setelah dia tinggal di apartemen Tommy, tinggal sebagai istri sah dari cinta pertamanya itu. Jika ditanya apakah Lana masih mencintainya, Lana sungguh tidak tahu harus menja

