12. Opsi Perasaan

2708 Words

Akhir April, 5 tahun lalu... Kantin masih sepi, bahkan jam di pergelangan tangan Lana baru menunjukan pukul 06.15 pagi, masih ada sekitar 45 menit sebelum bel masuk berbunyi. Gadis itu menyeruput teh hangat yang ia pesan, dengan sepiring nasi goreng sebagai menu sarapannya pagi itu. Sebenarnya sebagian besar tenan di kantin sekolahnya masih tutup saat Lana datang, tapi ibu kantin yang melihat Lana kebinggungan mencari sesuatu untuk mengisi perut akhirnya menawarkan diri membuatkan seporsi nasi goreng untuk gadis itu. Sebenarnya Lana bisa sarapan di rumahnya seperti biasa, hanya saja ada sesuatu yang mengganggunya akhir-akhir ini. Sesuatu yang Lana sendiri masih bingung atas alasan mengapa hal itu begitu menganggunya. Yang Lana sendiri lebih memilih menghindari hal itu dari pada pusing ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD