23. Malapetaka

2811 Words

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih enam jam akhirnya rombongan penelitian itu tiba di desa yang jauh dari kata keramaian. Sejak meninggalkan Jakarta berjam-jam lalu Rika berkali-kali melirik Lana yang sibuk dengan dirinya sendiri. Pikiran gadis itu melayang entah memikirkan apa. Beberapa kali Rika coba untuk mengajak Lana bicara, tapi gadis itu terlampau sibuk dengan pikirannya sendiri hingga apa pun yang Rika katakan hanya lewat begitu saja. Sebenarnya Rika ingin memberi tahu Lana tentang diary Nisa yang ia temukan beberapa hari lalu. Tapi melihat sahabatnya yang lebih banyak diam Rika jadi ragu. Apa sesuatu terjadi lagi tanpa Rika tahu? Tapi bukankah baru saat makan siang tadi Lana bilang bahwa Tommy semakin bersikap baik padanya? Lalu kenapa? “Mana Lana?” Suara Nino membuyarkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD