19

332 Words

HALLO KAK, YANG BACA MY BOSS CERITA INI AKAN SAYA ROMBAK BANYAK YA MULAI LUSA. JADI SILAHKAN HAPUS DULU DARI LIBRARY. LALU CEK APAKAH BAB NYA SUDAH BERGANTI NAMA ATAU BELUM (DI REFRESH) KALAU SUDAH BERARTI ITU SUDAH MASUK KE CERITA YANG BARU~ TERIMA KASIH~ MAAF ATAS KETIDAKNYAMANANNYA “Ah.. maafkan aku” ujarku meminta maaf karena merasa tidak sopan bertanya tentang hal pribadi orang lain. “Kenapa kau meminta maaf, kau hanya bertanya bukan ? Jangan merasa bersalah seperti itu,” ujar Tuan Edward yang mengerti raut wajahku juga berubah. “Mari kita keatas,” ajak Tuan Edward dan aku hanya mengangguk saja. Setelah sampai di atas aku melihat ada 2 kamar di sana yang berseberangan. “Ini adalah kamarmu,” ujar Tuan Edward setelah membuka salah satu kamar untuk ditunjukkannya padaku. ‘heol, sungguh i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD