part 26 - cokelat pertama

936 Words

"Kalau begitu, bagaimana kalau saya bilang, yang saya cari ada di kamu? Apakah kamu mau jadi Ibu penggantinya Elang?" Feby tergeming memikirkan kalimat itu. Bahkan sampai saat ini, tepatnya saat ia sedang menghormati bendera upacara serta mendengar nyanyian Indonesia Raya, pikirannya masih melayang-layang. Apalagi setelah ia mendengar bisikan dari Sukma, yang berisikan... "Feb, tadi aku taruh cokelat di atas meja kau, ado yang titipin cokelat. Yo ehem ehem lah." Rasanya ingin mengumpat bukan main. Bukan masalah siapa yang memberi cokelat dan apa yang dilakukan Sukma ke atas mejanya. Masalahnya adalah cara Sukma membisikkan sesuatu kepadanya sangat luar biasa, jika bisikkan yang seharusnya hanya antara dirinya dan Sukma lah yang tahu, sekarang satu barisannya dan barisan sebelahnya j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD