Tap tap tap tap, langkah kaki Nuga menuruni tangga menuju dapur. Hari masih sangat pagi bahkan matahari belum menampakkan diri. Langit masih sangat gelap karena memang ini masih pukul 3 dini hari. Sejak semalam dia tidak bisa memejamkan mata. Walaupun dia terlihat sedang terlelap, namun aslinya pikirannya sedang berkelana kemana-mana. Terutama pikirannya tertuju pada bagaimana caranya agar Bela tidak lagi marah dengannya. Nuga membuka pintu kamar mandi. Dia membasuh wajahnya dengan air segar. Berharap rasa malasnya segera hilang. Dia akan mulai membersihkan rumah dan mencoba untuk menyiapkan sarapan. Nuga berharap apa yang dia lakukan saat ini bisa membuat hati Bela luluh. Nuga menyalakan mesin cuci. Dia memasukkan semua pakaian kotor yang ada di ranjang ke dalam mesin cuci. Menuangka

