Lemas

1086 Words

Nuga memperhatikan wajah istrinya yang masih terlihat pucat itu. Setiap beberapa detik sekali, dia mengambil handuk yang dia letakkan dikening iatrinya. Berharap hal itu bisa membantu menurunkan demam istrinya. Wajahnya menampilkan rasa kuatir yang tidak bisa dia sembunyikan. Tidak ada yang bisa dia lakukan banyak, hanya menjaga istrinya dan menuruti keinginan istrinya. Bahkan, Nuga rela tidak berangkat bekerja demi bisa melihat perkembangan Nuga. "Mas ...." Gumam Bela pelan. Matanya masih tertutup rapat. Nuga yang semula memeras handuk langsung menoleh ke arah istrinya. Dia mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya. "Kenapa, Sayang? Ada yang sakit?" tanya Nuga dengan kuatir. Bela menggelengkan kepalanya pelan. Perlahan matanya terbuka untuk melihat wajah tampan suaminya. Bela tahu se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD