25. Di Lamar?

1655 Words

"Metta udah nggak masuk sekolah." Kening Risa mengerut, apakah Qila sudah tau permasalahan Metta? Memang wajar kalau Qila tahu tentang masalah itu, lagian, siapa yang kuat memendam masalah sendirian? Sudah pasti Metta bercerita kepada Qila. Risa mendekati Qila, matanya menelusuri tempat di sekelilingnya, memastikan kalau keadaannya aman. "Emang lo udah tau?" Qila mengangguk. Gadis itu juga sudah tahu tentang Risa, Metta sendiri yang bercerita kepadanya. Tentunya dengan segala usaha untuk membujuknya. "Udah. Gue suruh Metta supaya dia berhenti sekolah aja. Kasian, pasti dia kecapean." Risa menghela napasnya. Entahlah, ia merasa khawatir dengan Metta. Ingin sebenarnya ia berkunjung ke rumahnya, tetapi selalu ada halangan untuknya. Mungkin nanti sore, atau besok, atau kalau belum sempat j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD