Nak. Bapak sudah tidak lagi muda, kuat dan bisa menjaga Ibu dan kamu.
Bapak nyakin kamu sudah dewasa, sudah bisa bertanggung jawab terhadap keluarga.
Bapak nitip, kamu harus jaga diri baik-baik dan ingat Ibu kamu juga perhatikan, akhir-akhir ini Ibumu sering sakit-sakitan.
Iyah Bapak. Rayyan akan ingat nasehat Bapak ini dan mudah-mudahan Rayyan sukses dan berhasil meraih cita-cita Rayyan yah Bapak? Ujar Rayyan kepada sang Bapak.
Amin amin Bapak doakan semoga Kamu sukses dunia akhiran yah Nak.
Maafin Bapak hanya bisa memberikan doa dan Tiket sampai lulus SMA. Tidak bisa memasukan kamu ke univeraitas.
Obrolan Sang Bapak dan Anak pun berjalan lama, tidak lama kemudian ter dengar....
blug...
Suara apa itu Ayah?" Tanya Rayyan kepada sang Ayah.
Coba kita lihat ke kamar Nak!" Jawab Sang Bapak.
"Aduh sakit!" Teriak Ibu di kamar.
Ibu, kenapa bisa jatuh gitu Bu?" Tanya Rayyan keoada sang Ibu dengan perasaan khawatir.
Ibu enggak kenapa-kenapa ko Nak. Ibu hanya jatuh biasa. Tadi Ibu mau ambil minum tapi karena jauh ya terpaksa deh Ibu mencoba menghampiri tapi malah jatuh gitu ke lantai.
Ibu. Harus hati-hati, kalau mau melakukan sesuatu bisa minta tolong ke Bapak atau Rayyan yah Bu. Ujar Bapak menasehati sang Ibu.
Iyah Bapak, lain kali kalau Ibu mau sesuatu pasti bilang ko hehehehe
Ibu, Bapak. Jujur sama Rayyan! Ibu sakit apa? Tanya Rayyan kepada Ibu dan Bapak.
Ibu tidak sakit apa-apa ko Nak! Ujar Ibu.
Iyah benar Ibu tidak sakit apa-apa Rayyan, Ibu hanya kecapean saja. Jawab ayah.
Sore pun tiba, kini waktunya Ibu memasak namun Ibu, sukit untuk bangun karena sakit kepala yang begitu hebatnya membuwat Ibu sulit bangun dari tempat tidur.
Kini waktunya Aku membuktikan kalau anak laki-laki seperti aku pun bisa memasak dan membersihkan rumah.
Aku mulai dari memasak, jujur aku tidak tahu memasak nasi itu harua bagaimana tapi, aku bisa memulainya dengan bertanya Mbah Google atau Abang Youtube Hahahaha
Simpel dan mudah di jaman sekarang, jadi tidak perlu repot dan khawatir bukan hihihi..
Baik, sekarang langkah pertama ambil handpone lalu nyalakan youtube seputar memasak nasi.
Langkah pertama bilas berasnya terlebih dahulu sampai bersih, lalu masukan beras kedalam penanak nasi tuangkan air ratakan dan ujur sampai seujung buku telunjuk tangan. Lalu nyalakan penanak nasinya, gimana mudah bukan hehehe.
Kemudian tuangkan minyak ke penggorengan lalu nyalakan kompor, setelah minyaknya mendidih tuangkan tempe karena hari ini, Ibu belanja tempe dan ikan sepat.
Di rumah hanya ada aku, Ibu, Bapak. Karena kakak-kakak aku sudah menikah dan punya rumah masing-masing.
Malam pun tiba, aku segera tidur karena besok pagi aku mesti masak dan beres-beres rumah sebelum aku berangkat kerja.
Selama Ibu aku sakit, aku harus siap menjadi pengganti Ibu sementara maksudnya pekerjaan Ibu aku yang kerjakan hehehehe.
Petok.. Petok..
Suara ayam berkokok pukul 04:00 WIB, aku segera bergegas kekamar mandi dan ambil wudhu untuk shalat subuh.
Pukul menunjukan 07:00 pagi, aku segera bergegas untuk pergi kerja, tidak lama aku keluar pintu rumah ternyata ada angkutan umum yang sudah siap menanti.
Aku tidak pikir panjang langsung menaiki angkutan tersebut, "Bang PT Adira berhenti yah?" Teriak ku terhadap Bapak Supir.
Oke siap kang. Jawab Bapak supir.
Angkutan pun melaju dengan cepat, di perjalanan tanpa sengaja aku melihat Pak Mike sedang mengendarai sepedah motor sambil membonceng wanita di belakangnya.
Aku tidak bisa melihat jelas wajah wanita tersebut karena tertutup kaca helem hitam.
Dan tidak sengaja di lampu merah bertemu dengan Jaka dan Kamal sedang berboncengan di motor.
Mereka tidak melihat ku, tapi aku melihat mereka sedang menaiki motor menuju arah kantor.
Lampu hijau pun menyala dan mereka berdua tancap gas, sedangkan angkutan yang aku naiki tiba-tiba mogok dan sang Supir meminta tolong kepada penumpang laki-laki untuk membantu dorong ke tepi pinggir jalan.
"Akang-akang saya minta tolong untuk dorong ke tepi pinggir jalan!" Ujar Sang Supir minta tolong kepada para penumpang.
Iyah kang, siap. Jawab ku.
Aku turun dan para penumpang laki-laki yang lainnya pun ikut turun membantu.
Hitungan tiga kita dorong yah? Teriak sang supir memberikan aba-aba.
Satu, dua, tiga dorong. Ujar sang supir.
Keringay berjatuhan membasahi baju putih ku, tanpa di sadari waktu sudah hampir pukul 07:40 WIB.
Mohon maaf, Ibu-Ibu, Bapak-bapak, akang-akang, ade-ade. Di lanjut naik angkutan yang lainnya saja.
Untuk ongkosnya seikhlasnya saja. Ujar sang supir sambil kenbingungan karena mobilnya mogok.
Yaudah pak, saya sampai disini aja.
Ini ongkosnya, tidak perlu di kembalian enggak apa-apa itung-itung saya bantu untuk biaya perbaikan meskipun tidak seberapa.
Akhirnya saya pun mencari angkutan lain tapi ternyata penuh terus dan terpaksa saya menggunakan jasa ojeg pangkalan.
Pukul 08: 10 menit aku sampai di kantor. Yang lain sudah kumpul dan sudah di meja kerjanya masing-masing tapi aku baru datang terlambat.
Rayyan! Kenapa baru datang? Tanya Pak Mike.
Maaf pak, saya telat karena tadi ada kendala angkutan yang saya naiki mogok.
Tapi itu bukan alasan yang tepat untuk pekerja yang baru masuk! Ujar Pak Mike.
Iyah pak maaf, saya janji tidak akan mengulanginya kembali.
Yasudah, untuk hari ini saya kasih toleransi, tapi untuk selanjutnya kamu akan dapat konsikuensinya Rayyan.
Pengumumuman sebentar, untuk semua karyawan baru maupun lama jangan sampai telat sampai kantor yah! Jangan contoh prilaku Rayyan ini. Terimakasih. Teriak Pak Mike memberikan Intruksi kepada seluruh karyawan PT Adira.
Setelah selesai aku di persilahkan untuk duduk. Lalu aku melanjutkan pekerjaan aku yaitu menghubungi nomor kontak yang sudah di berikan.
Alhamdulilah ada balasan dari pelanggan baru yaitu Bapak Irawan ingin mengambil kulkas.
Untuk kelompok Cika dan kawan-kawan belum dapat satupun pelanggan yang ingin mengambil elektronik, begitupun di kelompok aku. Jaka dan Kamal belum pecah telor alias dapat pelanggan.
Akhirnya Bapak Irawan ingin langsung di tangani hari ini juga dan menyanggupi untuk datang ke kantor. Berarti aku ada 2 pelanggan hari ini yang mau ke kantor untuk mengambil barang.
Jam makan siang pun tiba, aku hanya bisa terdiam. Karena uang ku habis tadi dipake naik ojeg pangkalan.
Rayyan ayo kita ke depan cari makan dulu! Ujar Jamal sambil menghampiri ku.
Enggak deh aku disini saja. Jawab aku sambil tersenyum.
Baiklah kalau tidak mau ikut, kita berdua ke depan dulu yah?" Teriak Jamal dan Kamal.
Ayu kita kedepan juga yuk cari makan?" Tanya Ayu kepada Iges.
Ayo! Jawa Iges.
Cika ikut gabung donk sekalian boleh? Tanya Cika kepada Igea dan Ayu.
Boleh, ayo aja Cika. Ujar Iges dan Ayu.
Aku hanya bisa berpura-pura sibuk melakukan SMS ke setiap urutan nomor kontak yang sudah diberikan.
Rayyan ini jam istirahat, kenapa masih kerja? Tanya Jaki.
Okh enggak apa-apa pak Jaki! Jawab ku
Hadeuh padahal kalau jam istirahat panggil nama aja sih, tidak perlu formal gitu! Ujar Jaki kepada Rayyan dengan serius.
Akh tidak enak sama yang lainnya. Takut di bilang tidak sopan! Jawab ku dengan nada pelan takut ketauan Pak Mike.