"Janji itu sesuatu yang harus ditepati bukan? Aku pergi bersama Tria dan Tommy kok, bagaimanapun Hans adalah seorang teman.” Alvian mengiyakan permintannya. Tak ada alasan jika itu sudah menyangkut janji. Tepat hari ini, Hansel melaksanakan sumpah dokternya. Dua tahun berlalu sudah ketika rasanya mereka masih berada di kampus yang sama. Mengobrol di kedai kopi, menraktir makan bergiliran di waktu pekan, semua itu masih membekas di ingatannya. Puluhan orang berjas putih mereka lihat di depan mata. Hansel terlihat mencolok karena tubuhnya yang paling tinggi di antara yang lain. Auranya tampak sama, ingat sekali bagaimana dia mengungkapkan kalau hampir menyerah dengan perjuangannya. Dari dulu memiliki orang tua yang menuntutnya pada bidang akademik memang menyesakkan, sekarang Hans bahkan

