Kebenaran yang Diketahui Nuna dan Frengky

989 Words
Hari ini adalah jadwal Nuna untuk mengikuti piala basket pertamanya. Team Nuna telah bersiap-siap, begitu juga Nuna ia telah bersiap. Pendukung team bakset Nuna pun udah duduk di tribun termasuk Frengky. Di kejauhan juga sudah duduk Dian, dan sebelah sudut kiri sudah ada Ghio. Kejuaraan pun dimulai, Nuna memainkan bola basket penuh tenaga, ia bisa memainkan bola, lalu memasukan bola ke ring. Semua penonton bersorak, meneriaki nama Nuna. Nuna pun semakin terbakar, energinya semakin ia tambah.  Tim Nuna pun unggul di round pertama. Skor yang diraih cukup sengit 22-20, tipis sekali. Nuna yang bertugas sebagai pemain dapat penghargaan sebagai bintang lapangan dari timnya. Nuna pun riang. Ia berhasil mecapai keinginannya. Ghio yang duduk kemudian berdiri lalu ia berteriak Nuna I Love U, semua penonton meneriaki Nuna dan Ghio. Frengky yang mendengar Ghio meneriaki I love U, tidak mau kalah, Frengky menunjukan batang hdungnya sebagai kawan Nuna yang paling solid dengan Nuna. Frengky berteriak Nuna kamu kawanku yang hebat, semua penonton berteriak Nuna hebat. Cara Frengky mengalihkan penonton berhasil. Nuna pun sekarang harus bermain di round 2, Nuna bermain senergik round 1 ia memainkan bola, lalu memberikannya ke temannya, lalu sang kapten basket meneriaki Nuna untuk menembak bola ke ring.  Nuna pun menembak bola ke ring. Tara… bola berhasil masuk. Nuna cocok sekali diberi gelar bintang lapangan karena dia adalah pebasket putri yang berbakat, dia selalu memasukkan bola. Skor berubah menjadi 30-22 cukup sengit dan berubah cukup jauh, alarm pun berbunyi, tim Nuna bersorak karena mereka berhasil unggul. Lalu karena ada yang menilai ada kecurangan dalam tim Nuna, diadakan round 3. Nuna pun bermain dengan baik, Nuna memainkan bola dengan cantik, ia pun bersiap loncat untuk menembakkan bola ke ring, tapi kakinya di halangin oleh Vreta kapten basket lain. Nuna pun terjatuh, dan Nuna tidak bisa bermain di round 3 karena kakinya sakit, Frengky lalu segera bangun dari duduknya, dan menunggu Nuna di ruang medik, Frengky tidak mau Ghio yang ada di sisi Nuna. Nuna pun dibawa ke ruang medik. Frengky lalu membantu medik, untuk memapah Nuna. Frengky lalu mengambilkan obat salep untuk memijit kaki Nuna. “Duh sakit Frengky.” “Iya tahan ya, kamu harus cepat pulih.”   Nuna tidak menyangka kawannya baik sekali, Frengky pun meminta Nuna istirahat dulu, dan tidak langsung bermain. Frengky lalu izin pada tim medic, dan coach basket putri, untuk membawa Nuna pulang. Mereka mengizinkan Nuna pulang, karena mereka pingin Nuna cepat pulih. Frengky lalu pulang bersama Nuna. Untunglah mereka semua tidak curiga pada Frengky. Ghio yang telat datang ke ruang medic, keduluan Frengky. Nuna pun segera dibawa ke mobil, dan Frengky Nuna, pulang ke rumah. Di rumah Frengky, ada orang tua Nuna yang udah lama ke  luar negeri setelah pernikahan Nuna. Nuna pun ingin segera masuk ke rumah, tapi ditahan Frengky, karena Frengky yakin kalau orang tua mereka sedang berbicara tentang Nuna dan Frengky, Nuna pun diminta duduk di kursi yang ada di deket pintu.  Orang tua mereka pun memberikan kebanaran yang baru diketahui Nuna dan Frengky. “Kamu tau aku senang anakku Frengky bisa menikah dengan Nuna.” “Iya aku juga, Nuna mesti menikah dengan Frengky, karena Nuna bisa sekolah dan berkuliah, dibantu kamu dan keluarga kamu.” “Udahlah, kami ikhlas kok.” “Iya aku tau kalian, Cuma mau Frengky bahagia kan, dan kalian selalu liat itu kalau Frengky bersama anak kami?” “Iya betul, Frengky tidak mencintai Nuna, tapi Frengky cocok sekali berkawan dengan Nuna.” Frengky dan Nuna kini tau kebenarannya. Mereka saling tatap tatapan, mereka tidak mengerti mungkin mereka takdir yang tetapkan. Nuna pun menangis, karena selama ini ia telah disekolahkan oleh orang tua Frengky, orang tuanya ternyata menutupi kebenaran ini dari Nuna, karena mengerti Nuna paling tidak mau menyusahkan orang lain. Nuna pun langsung masuk dan memaksa orang tuanya untuk cerita pada Nuna. “Bu aku mau tau kenapa ibu dan ayah mau nerima bantuan orang tua Frengky.” “karena kami tidak tau harus meminjam pada siapa, dan Cuma orang tua Frengky yang mau minjemin.”   “Kalian tega ya, kalian tega gak cerita sama anak kalian.” “Maaf nak.” “Tega.” “Nak, kamu harus denger ibu dan ayah.” “kenapa?” “Ibu dan ayah kena tipu, dan kami tidak bisa lagi menyekolahkan kamu disekolah bagus itu.” “Udahlah Nuna, kamu kesal pada orang tua kamu.” “Sekolah bagus, bukan suatu keharusan.” “Nuna kamu tega ya.” “Tegaan ibu dan ayah, yang ngerelain putrinya untuk orang yang putrinya gak cinta.” Orang tua Frengky langsung terperanjat, mereka kira Nuna dan Frengky akan cepat jatuh cinta, karena mereka selalu bersama, ternyata Nuna belum jatuh cinta pada Frengky. Frengky pun berani menceritakan kalau ia telah jatuh cinta pada Nuna. Semua orang tersenyum girang, karena Frengky jatuh cinta pada Nuna. Nuna tidak menyangka kawannya yang terkadang penakut berani menyatakan cinta. Nuna pun semakin tidak enak pada Frengky. Handphone Nuna bergetar, ada telepon dari Dian, Nuna mengangkat telponnya. “Nuna, dimana?” “Gue di rumah, tapi gue mau ke café, ketemu di café ya.” “Iya.” Nuna pun pamit dan berangkat ke café. Nuna pun menceritakan pada Dian yang baru ia ketahui. Dian lalu mengirim chat pada Ghio dan memberi tau Ghio. Ghio yang membaca pesan dari Nuna girang, Ghio pun tidak sabar dan langsung menelpon Dian. Dian yang sedang membayar ke kasir, meninggalkan handphonenya pada Nuna. Nuna terperanjat karena Ghio kenal Dian. Nuna pun mengangkat telpon Dian dan mengetahui kalau Ghio dan Dian ingin buat rumah tangga Nuna dan Frengky udahan. Nuna pun langsung memaki Ghio, iya tidak suka pada Ghio yang memaksakan kehendak pada Nuna. Dian yang udah membayar, langsung merebut handphonenya dari Nuna, dan ia langsung minta maaf pada Nuna, Nuna pun memaafkan Dian, Nuna yakin Dian tidak sengaja, dan pasti berubah. Dian pun bahagia karena Nuna mau memaafkannya.  Nuna pun memberitau suaminya melalui chat tentang Ghio dan Dian, dan ia lega karena ia bisa tau Ghio jahat.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD